Batu Giok Nagan Raya Raih Penghargaan Pariwisata Terbaik API Awards 2023, Disbudpar Aceh Beri Apresiasi

nagan-raya
Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, S.Sos, M.Si (Foto: Istimewa)

BANDA ACEH – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya atas prestasinya dalam meraih penghargaan pariwisata terbaik pada Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards ke-8 Tahun 2023.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh melalui Kepala Bidang Bahasa dan Seni, Nurlaila Hamjah mengatakan, kesenian daerah berupa Batu Giok Nagan Raya berhasil meraih piagam penghargaan pariwisata terbaik kategori cenderamata pada ajang API Awards ke 8 Tahun 2023

“Ini suatu kebanggaan bagi kita, dengan masukan Batu Giok Nagan Raya kedalam 10 besar nominasi terbaik API Awards 2023 menjadikan budaya kita semakin dilirik dan menjadi perhatian masyarakat,” kata Nurlaila, Senin (17/4/2023).

Oleh karena itu, Nurlaila berharap denagn prestasi yang diraih tersebut agar dapat dipertahankan oleh pemerintah Nagan Raya terkhususnya para pengrajin. Dengan begitu Batu giok Ngan Raya bukan hanya meraih prestasi di tingkat nasional saja, tetapi bisa ketingkat internasional.

Ia juga berharap Kepada Pemerintah Nagan Raya agar dapat didaftarkan Batu Giok Nagan pada Even Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 yang akan digelar pada bulan Agustus mendatang.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, S.Sos, M.Si mengatakan, penghargaan ajang bergengsi tersebut merupakan salah satu kebanggaan bagi masyarakat aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya, karena telah mampu bersanding ditingkat Nasional.

“Alhamdulillah, Batu Giok Nagan Raya kategori Cenderamata telah masuk dalam nominasi API Awards 2023, ini nantinya menjadi yang terbaik,” kata Fitriani.

BACA JUGA:   Mengenal Kopiah Riman Khas Aceh Peninggalan Zaman Sultan Iskandar Muda

Lebih lanjut, ia mengatakan, dengan masuknya Nagan Raya dalam nominasi tersebut merupakan sebuah pencapaian bersama, sehingga hal itu perlu dukungan semua pihak, serta terus dikembangkan dimasa mendatang.

Fitriany meminta dukungan kepada masyarakat penghasil batu giok itu, agar dapat terus mendukung, sampai pada malam puncak API Awards 2023 nantinya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat Kabupaten Nagan Raya, dapat melakukan voting baik melalui SMS, Instagram serta Youtobe, agar cenderamata asal Nagan Raya itu menjadi pemenang dalam ajang tingkat nasional tersebut.

“Kita juga memberikan apresiasi kepada pelaku seni Nagan Raya. Mudah-mudahan karya seni anak bangsa dapat terus dikembangkan,” ujarnya.

Perlu kita sadari, kata Fitriani, potensi Kabupaten Nagan Raya sangatlah besar. Dengan kekayaan alam yang dimiliki, dimungkinkan dapat menarik perhatian wisatawan untuk mengunjungi daerah tersebut.

“Apalagi dengan sama-sama membangun dan mengekplor SDM serta SDA, akan menjadi kekuatan besar untuk menjadikan Kabupaten Nagan Raya, sebagai salah satu kota tujuan wisata, baik dalam negeri maupun luar negeri,” pungkasnya.

nagan
Batu Giok Nagan Raya (Foto: Istimewa)

Batu giok merupakan jenis massa batuan yang tersusun dari mineral Jadiet, Nephrit, Serpentin, dan Vesuvianit yang berasosiasi dengan batuan beku dan batuan metamorf. Batu giok merupakan jenis batuan yang hanya di temukan di daerah jalur Melance.

BACA JUGA:   Keren! Sulap Eceng Gondok Jadi Kerajinan Bernilai Jual

Di Indonesia penggemar batu permata berkembang pesat, dan giok menjadi salah satu incaran. Giok tersebut sebagian besar merupakan produk dalam negeri ataupun luar negeri. Di Indonesia sendiri ada beberapa tempat di temukannya batu giok seperti di Sumatra Barat, Sumatra Utara, Aceh dan sebagainya.

Giok Aceh menjadi incaran para penggemar batu permata, karena bentuk dan warnanya yang menarik, itu di buktikan dengan di raihnya peringkat pertama dan tiga juara lainnya dalam Lomba Batu Mulia Indonesia atau Indonesian Gemstone di Jakarta

Batu Idocrase solar yang merupakan batu giok idocrase yang berasal dari Nagan Raya meraih peringkat pertama. Sedangkan batu giok lumut yang berasal dari Gayo Lues meraih peringkat kedua dalam kancah Lomba Batu Mulia Indonesia.

Nagan Raya merupakan sebuah kabupaten di Provinsi Aceh, dan merupakan daerah zona subduksi dengan jejeran busur magmatik, sehingga keterdapatan batuan mineral ekonomisnya sangat banyak. Salah satunya adalah batu giok yang merupakan batuan hasil dari magma gunung api ataupun yang sudah menjadi batuan Metamorf.

Di Nagan Raya, tepatnya di daerah Ulee Jalan Kecamatan Beutong terdapat beberapa jenis batu giok, seperti batu giok Nephrit, giok Jadiet, giok Serpentin (Black Jade / Giok Hitam), dan juga di temukan giok Idocrase atau sering disebut dengan batu giok Solar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *